Pola Perkembangan Anak Usia 13 Tahun

Pola Perkembangan Anak Usia 13 Tahun

FISIK

  • Energi fisik yang tinggi.
  • Muncul gangguan pada kulit, kebersihan sebagai masalah kunci.
  • 95% anak perempuan mulai dewasa, banyak yang mulai menstruasi.
  • Anak laki-laki, suaranya berubah, tumbuh lebih cepat dibandingkan perempuan.

SOSIAL

  • Memperhatikan kebersihan diri tetapi tidak memperdulikan kebersihan lingkungan secara pribadi.
  • Cermin bisa men jadi sahabat baik maupun musuh terburuknya.
  • Menjadi lebih pendiam dibandingkan usia 12 tahun
  • Suka sendirian di rumah.
  • Perasaannya mudah terluka dan mudah melukai perasaan orang lain.
  • Kekasarannya = ketakutannya.
  • Cepat tersinggung, gampang marah.
  • Untuk anak perempuan memiliki teman dekat sangatlah penting.
  • Anak laki-laki suka bergabung dalam kelompok atau lebih ke kelompok yang formal.
  • Anak perempuan lebih tertarik kepada anak laki-laki yang berusia lebih tua.
  • Anak laki-laki maupun perempuan sangat tertarik dengan olah raga.
  • Telepon, komputer, video games dan alat-alat elektronik lainnya menjadi hal yang dapat menghabiskan waktu mereka.
  • Tertarik dengan musik.
  • Bertambahnya desakan dari teman sebaya tentang pakaian, bahasa, musik, jalan-jalan, menjadi “cool
  • Khawatir dengan tugas sekolah.
  • Tumbuh rasa humor yang kasar.
  • Kasar, bercanda yang berlebihan pada anak laki-laki.
  • Mengoleksi sesuatu (perhiasan, “make up” , gadget)

BAHASA

  • Merespon singkat pertanyaan orang dewasa (umpan balik yang minim).
  • Bahasa jalanan / bahasa teman sebaya adalah penting.
  • Tidak suka dengan keterlibatan orang tua dan menggunakan bahasa yang tidak sopan.
  • Tidak sopan.

KOGNISI

  • Pendiam dan bersikap sensitif adalah memprotek perkembangan self concept dan ide intelektual yang tersisa tidak dalam bentuk yang utuh.
  • Alasan abstrak dan “formal operation” mulai berfungsi di beberapa anak usia 13 tahun.
  • Pendekatan sementara pada tugas intelektual, tidak suka mengambil resiko yang besar dalam belajar.
  • Suka tantangan intelektual sama halnya dengan otoritas sosial.

Pola Perkembangan Anak Usia 12 Tahun

Pola Perkembangan Anak Usia 12 Tahun

FISIK

  • Energi tinggi.
  • Butuh banyak istirahat.
  • Dorongan pertumbuhan tanda pubertas.
  • Sebagian anak perempuan sudah menstruasi.
  • Makanan itu penting, terutama snack pagi di sekolah.
  • Pendidikan fisik dan olah raga yang bermanfaat.

SOSIAL

  • Mulai tampak kepribadian orang dewasa.
  • Dapat memberikan alasan yang lebih masuk akal dibandingkan anak usia 11 tahun.
  • Antusias tidak malu-malu.
  • Berinisiatif untuk kegiatannya sendiri.
  • Empati.
  • Peduli dengan dirinya, sangat pengertian.
  • Dapat membuat tujuan yang nyata dalam waktu singkat.
  • Muncul rasa aman terhadap dirinya.
  • Teman sebaya lebih penting dibandingkan guru.

BAHASA

  • Muncul kekasaran (sarkasme)
  • Memiliki makna ganda, bermain kata, bercanda sesuai dengan kemampuan mereka.
  • Asyik ngobrol dengan orang dewasa dan teman sebaya.
  • Bahasa “gaul” dengan teman sebaya sangat penting.

KOGNISI

  • Kemampuan memahami hal yang  abstrak meningkat.
  • Munculnya kemampuan pada keterampilan atau area tertentu.
  • Dapat dan akan melihat dua sisi dari sebuah argumentasi ( contoh: menurutmu begitu menurut mama begini).
  • Sangat tertarik pada hal-hal baru, politik, keadilan sosial, kebudayaan saat ini, dan materialisme.
  • Meneliti dan mempelajari keterampilan sebelumnya dengan meningkatnya disiplin pengorganisasian.

Pola Perkembangan Anak Usia 11 Tahun

Pola Perkembangan Anak Usia 11 Tahun

FISIK

  • Meningkatnya nafsu makan, kegiatan fisik dan bicara.
  • Munculnya pubertas di sebagian anak perempuan.
  • Gerakan yang stabil, kurang waktu istirahat.
  • Sering terkena flu dan infeksi telinga.
  • Butuh istirahat yang cukup.
  • Tidak menggunakan kekuatan fisik.
  • Kemampuan motorik halusnya baik.

SOSIAL

  • Peka, emosinya tidak stabil.
  • Bersebrangan pendapat, uji coba terbatas.
  • Senang berada di luar rumah.
  • Selalu mengikuti kata hati, kasar dan kurang peduli.
  • Suka berargumentasi.
  • Kesulitan membuat keputusan.
  • Memahami keadaan dirinya.
  • Emosional.
  • Mudah masuk/keluar dari kelompoknya.

BAHASA

  • Senang bicara di telepon.
  • Selalu menuruti kata hati, bicara sebelum dipikirkan masak-masak.
  • Bicara kasar.
  • Suka berargumen; pendebat ulung.
  • Apresiatif terhadap humor.
  • Mengadopsi bahasa orang dewasa.

KOGNISI

  • Suka tugas baru dan berpengalaman untuk merefleksikan atau memperbaiki tugas sebelumnya.
  • Dapat berpikir abstrak.
  • Mahir memberikan alasan.
  • Dapat membangun dan memodifikasi aturan, mengembangkan hipotesa.
  • Memusatkan perhatian pada pengembangan bakat dan memandang dunia dari berbagai segi.
  • Suka berargumentasi.