Berani Memulai Perubahan

Berani Memulai Perubahan
Oleh : Bunda Kiky ( Rizky Ilmi Yulita, S.Sn)

Bismillahirrohmaanirrohiim…. Saya mencoba untuk menulis mungkin jauh dari kesempurnaan tapi rasanya sayang kalau saya simpan sendiri. Nama saya Rizky Ilmi Yulita biasa dipanggil oleh anak-anak di sekolah Fathia dengan panggilan Bunda Kiki. Sebenarnya nama gaul saya Keke, hehehe tapi gak mungkinkan dipanggil bunda keke, itu panggilan gaul semasa di kampus. Oh ya Allhamdulillah saya terlahir sebagai anak pak Syukur dan bunda Eiry owner sekolah Fathia Islamic School, kedua orang tua saya ini sangat berjasa buat saya, sehingga saya terjebak di sekolah alam dan beruntungnya lagi saya sangat mencintai dan menjiwai sekolah alam ini hehehe.

Dimulai dari keinginan kedua orang tua yang ingin punya yayasan dan sekolah untuk masyarakat tidak mampu di sekitar perumahan, di sinilah pertama kali saya memulai berkecimpung ikut masuk dan bergaul dengan kedinasan bersama dengan bunda Eneng saya lupa tahun berapa, tapi sekitar 2004 sebelum anak saya Dinda lahir. Sayangnya di Fathia Islamic School ini saya tidak bertahan lama karena saya mengandung Dinda dan mengharuskan kembali ke Jakarta. Dari sini mulailah Bunda Eiry dan bapak Syukur mulai mencari bentuk baru sekolahan kami. Nah terbentuklah “Sekolah Alam”.

Tahun 2007 saya kembali masuk ke Fathia Islamic School sebagai asisten computer, saya mencoba berpetualang ke dalam tempat kerja yang tidak pernah saya bayangkan sebelumnya, sebagai “Guru”. Bukan main petualangan saya begitu membuat saya kadang tertawa, menangis dan bersenang-senang tentunya. Bergaul dengan anak-anak, bergaul dengan guru yang asyik-asyik, mantap lah.

Saya mulai mendalami dan benar-benar jatuh cinta pada sekolah Alam Fathia ini sejak masuk ke SD. Saya  sering baca buku seperti “Toto Chan’ dan buku-buku tentang pendidikan Alam, ini yang membuat saya semakin jatuh cinta pada konsep sekolah Alam. anak-anak saya keduanya sekolah di sini dan saya mau anak-anak saya bersekolah dengan cara menyenangkan dan mendapatkan makna pada saat dia pulang tidak saja ilmu tapi pengAlaman secara langsung.

Saya semakin cinta dan menggilai tentang konsep sekolah alam, seakan-akan saya ingin melompat membuat sebuah perubahan tentang paradigma pendidikan. Saya ingin mengubah cara pandang orang tua tentang sekolah yang menyenangkan tidak hanya nilai melulu, kadang ide-ide liar bermunculan dan menari-nari di benak saya walau terkadang butuh proses untuk mengenalkan dan membuat paham orang tua dan dinas tentang konsep sekolah Alam. Saya tidak akan berhenti, akan tetap semangat supaya orang tua murid, dinas, dan masyarakat sekitar  mengakui keberadaan sekolah kami “Sekolah Alam Fathia Sukabumi”. Saya, kami bersama fasilitator yang berjuang bersama-sama bertekad sekolah kami dan dapat diterima, bersinar dan dikenal kalau perlu senusantara, tapi Sukabumi dulu lah ya.

Tahun 2009 saya kembali mengajar sebagi guru di SD Islam Fathia awal mula sebelum menjadi sekolah alam, karena faktor kedinasan lagi tapi jiwa kami dan seluruh fasilitator tetap sekolah alam. Tahun 2013 saya diberikan amanah untuk memimpin SD, banyak kejadian yang memaksa saya untuk bertindak sebagai leader bagi para fasilitator walau terkadang butuh waktu bagi saya untuk bisa mentransfer apa yang saya pikirkan dan keinginan besar saya untuk menjadikan sekolah ini sekolah alam. Akhirnya akhir tahun 2013 kita memberanikan diri untuk mengubah nama sekolah kita menjadi “Sekolah Alam Fathia Sukabumi”. Perubahan kami dikawal sepenuhnya oleh Jaringan Sekolah Alam Nusantara (JSAN) yang selalu intens memberikan dukungan kepada kami. Perubahan itu membawa gejolak di awal-awal, kami bersama para fasilitator berjuang keras untuk meyakinkan orang tua murid bahwa konsep sekolah alam ini sangat cocok buat anak-anak kita, ramah terhadap sesama dan terhadap lingkungan tapi sekali lagi segala sesuatu membutuhkan proses dan kita tetap harus semangat untuk melakukan perubahan.

Tahun-tahun akan kami lalui bersama dengan berbagi permasalan yang terjadi tapi saya tidak akan patah semangat karena banyak dari fasilitator lainnya yang selalu erat menggandeng tangan saya untuk selalu maju kedepan dan penyemangat ditambah lagi teman-teman baru saya di JSAN yang selalu mengawal dan mensupport kami. Dalam doa kami Ya Allah semoga impian kami untuk menjadikan Sekolah Alam Fathia Sukabumi ini mendapat ridho-Mu dan niat baik kami dapat tersampaikan ke dunia bahwa kami ingin membuat perubahan untuk generasi yang akan datang sehingga mereka tumbuh menjadi manusia yang Rahmatan Lil ‘Alamin ( Ramah dan rahmat terhadap lingkungan ) Aamiin.

Sekian dulu ya, cerita saya semoga bermanfaat bagi yang lain, InsyaAllah saya jadi senang menulis saya berencana menuliskan pengalaman bersama Angkasa (Angkatan kesatu ) dan Backpackeran dengan para fasilitator SD, seru banget! tunggu ya, pasti banyak pengalaman seru yang lucu dan menggemaskan di episode-episode berikutnya semoga kebiasaan menulis ini bisa ditularkan kepada para guru-guru dan kepala sekolah yang lain. Mengutip kata-kata Yanda Ridwan, sayang kalau setiap kejadian kita simpan sendiri, kalau kita tuangkan InsyaAllah jadi hiburan buat kita dan orang lain serta terdokumentasikan tidak menguap dengan sendirinya, Mantap! sampai ketemu di episode selanjutnya.

Comments

comments

3 thoughts on “Berani Memulai Perubahan

  1. Inspiratif sekali pengalamannya? Bagaimana menurut anda dengan kemunculan berbagai macam sekolah alam yang ada saat ini? Dan apakah sekolah alam memberikan kurikulum yang sesuai dengan program pemerintah? Terima kasih.

  2. Ceritanya sangat inspiratif sekali. Apa yang Anda rasakan ketika terjun di dunia pendidikan, dan menjadi sahabat bagi anak-anak?

Leave a Reply to Pembicara Internet Marketing Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>